Selasa, 09 Juni 2015

Cara Al Zaytun Menggalang Dana Untuk Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin

Seperti kita ketahui bahwa membangun masjid untuk kepentingan ibadah dan pendidikan pasti harus menggunakan biaya yang tidak sedikit. Mereka biasanya mencari dana dengan berbagai cara dari meminta sumbangan kepada warga yang ada di sekitar hingga meminta-minta di jalanan. 

Tapi ada yang unik yang dilakukan oleh Pondok Pesantren terbesar di Indramayu Jawa Barat yakni Pondok Pesantren Al Zaytun untuk mencari dana untuk pembangunan masjid terbesar di Jawa Barat ini.

Mereka mengumpulkan dana pembangun masjid selain meminta sumbangan dari para santrinya dengan cara yang disebut dengan Jammas (Jahe Membangun Masjid). Dengan program ini pengelola Pesantren menanam jahe setelah besar dan bisa dipanen, hasilnya bisa digunakan untuk pembangunan masjid.


Selain Jammas, ada juga Japale (Jahe Padi Kacang Kedelai), mereka menanam jahe padi dan kedelai, setelah panen hasilnya bisa digunakan untuk pembangunan masjid dan keperluan pondok lainnya. Seperti diungkap Pak Hernawan Setia salah satu wali santri pondok pesantren Al Zaytun Indramayu kepada kami. 

Al Zaytun memang terkenal sebagai penghasil sayur-sayuran di wilayah Indramayu. Tidak heran jika hasilnya kini memenuhi pasar-pasar yang ada di sekitarnya seperti Pasar Haurgeulis, Patrol dan ada pula yang dikirim ke supermarket-supermarket di kota besar. 

Cara ini bisa ditiru oleh panitia pembangunan masjid di seluruh Indonesia. Cara ini dianggap elegan dan lebih bermartabat dibandingkan harus menadahkan seser (jaring ikan) di jalan-jalan besar atau kecil yang terkadang mengganggu perjalanan seseorang.(Sumber : www.bloggermangga.com)



Three-red-handdrawn-down-arrows BANNER FREE MEMBER

0 komentar:

Posting Komentar